Sejarah Singkat SMK NEGERI 1 Boyolangu

Pada tanggal 31 Desember 1957 berdirilah Yayasan Pendidikan Mardi Putera dengan Akta Notaris Mr. Moeljadi Dwidjodarmo Kediri bernomor Akte: 14, Tanggal 31 Desember 1957, dengan para pendiri yang terdiri dari :
1. Bapak Irsadoelanam
2. Bapak Pikir Soewardjo
3. Bapak Tjipto Rahardjo
4. Bapak Goenawan
5. Bapak Moeljadi
6. Nyonya Soemarsono
7. Nyonya Sarman

Pada tanggal 24 September 1962 Akta Yayasan diubah di depan Notaris Mudijono di Kediri dengan nomor Akta No. 9 tanggal 24 September 1962 dengan susunan pengurus sebagai berikut :
1. Ketua : R. Soejokoesoemo (Kepala Padi Sentra )
2. Wakil Ketua : Soetadi Dwidjosoeparto (Anggota BPH Tulungagung)
3. Penulis I : Pikir Soewardjo
4. Penulis II : Mas Soedjarwo
5. Bendahara I : Tjiptorahardjo
Bendahara II : Darsosoeparto
6. Bendahara III : Moekri
7. Bagian Usaha : Goenawan
8. Bagian Pendidikan : M.M. Adiwijata
9. Bagian Bangunan : R. Bantokamil
Pembantu : a. R.P. Abdulmadjid
b. R. Soeripto
c. Moestofa
d. Rintor Iskandar
e. Soenthojo

Yayasan Mardi Putera Tulungagung mempunyai maksud dan tujuan antara lain “membuka sekolahan-sekolahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk kemudian jika diperlukan diserahkan kepada Pemerintah“.
Pada tahun 1957 / 1958 berdirilah SMA Mardi Putera yang kemudian dinegerikan pada tahun 1960 /1961. Pada tahun pelajaran 1960 / 1961 didirikanlah SMEA Mardi Putera yang dipimpin oleh Bapak Mas Marni Adiwijata (alm.) sebagai Kepala Sekolah dan Bapak Soediharto, BA. (alm.) sebagai Wakil Kepala Sekolah dengan staf pengajar yang terdiri dari guru-guru Yayasan dan dari SMA Negeri Tulungagung.
SMEA Mardi Putera Tulungagung pada mulanya menempati gedung SMP Negeri 1 Tulungagung dan pada tahun 1965 pindah ke gedung yang sekarang berada di Jalan Panglima Jendral Sudirman VI / 2 Tulungagung. Berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud R.I No. 0124/O/1972 tanggal 10 Agustus 1872 yang berlaku per tanggal 02 Januari 1972, SMEA Mardi Putera berubah menjadi SMEA Negeri Tulungagung dan sekarang menjadi UPTD SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung serta pindah dari Desa Kepatihan ke Desa Beji, Jalan Ki Mangunsarkoro VI / 3 Boyolangu, Tulungagung sejak tahun 1996.
Tahun 2017 seluruh SLTA/SMK menjadi bagian dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Mulai saai ini UPTD SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung berubah menjadi SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung.

Sejak SMEA Negeri Tulungagung berdiri hingga sekarang ada beberapa Kepala Sekolah yang menjabat, yaitu :
1. Bapak Soediharto, BA. (alm) tahun 1972 s/d 1979
2. Bapak A. Marudin (alm) tahun 1979 s/d 1984
3. Bapak Imam Soedjana tahun 1984 s/d 1986
4. Bapak Drs. Soedarno (alm) tahun 1986 s/d 1992
5. Bapak Soenarjo, BBA tahun 1992 s/d 1995
6. Bapak Drs. Putut Sunarjo, HDS tahun 1995 s/d 2000
7. Bapak Drs. Herry Dwi Rahardjo tahun 2000 s/d 2011
8. Bapak Drs. H. Budianto, M.M. tahun 2011 s/d 2012
9. Bapak Drs. Rofiq Suyudi, M.Pd tahun 2012 s/d 2018
10. Ibu Arik Eko Lestari, S.Pd tahun 2019 s/d sekarang

Komponen Sekolah SMK NEGERI 1 Boyolangu

Kepala Sekolah

Dream - Action - Succes

Arik Eko Lestari, S.Pd Kepala Sekolah

    Wakil Kepala Sekolah

    "Jangan biarkan kegagalan yang terjadi hari kemarin merenggut banyak hari ini"

    Hardini Indahing Budi, S.E WAKA Kurikulum

    "Esok akan menjadi kesuksesanmu, semangatlah, jangan pantang menyerah"

    Niken Hari Pratiwi, S.Psi WAKA Kesiswaan

    "Bekerjalah dengan jujur, maka kepercayaan akan datang kepadamu"

    Agus Muharyanto, M.Pd WAKA Sarana Prasarana

    "Antusiasme merupakan kunci untuk bangkit dari kegagalan dan usaha untuk menuju kesuksesan"

    Kasmi, S.Pd WAKA Humas